Kenapa Charger Laptop Tidak Mengisi? Ini Penjelasan dan Cara Mengeceknya!


[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Gadgetren – Laptop memang menawarkan dukungan pemakaian yang lebih fleksibel ketimbang komputer biasa. Dengan baterai yang ada di dalamnya, kita dapat menggunakannya tanpa perlu terikat pada sumber daya.

Makanya akan jadi sebuah masalah jika charger tiba-tiba tidak bisa mengisi baterainya. Laptop bisa secara otomatis kehilangan fleksibilitas pemakaiannya atau bahkan tidak dapat digunakan sama sekali untuk beraktivitas.

Masalah charger tidak bisa mengisi daya sayangnya dapat menghantui siapa saja. Terutama untuk laptop-laptop dengan usia pemakaian yang sudah cukup lama di mana kerusakan komponen bisa secara tiba-tiba langsung menyapa.

Supaya bisa memperbaiki masalah charger yang tidak bisa mengisi, kita padahal perlu mencari tahu penyebabnya terlebih dulu. Hal ini bukan perkara mudah karena bisa berbeda-beda untuk setiap kasus yang muncul sehingga perlu diperhatikan satu per satu.

Ada banyak penyebab kenapa charger laptop tidak bisa mengisi. Oleh karena itu, beberapa alasan berikut mungkin bisa kamu pakai sebagai acuan agar lebih mudah menemukannya sehingga dapat segera memperoleh solusi yang tepat.

Kenapa Charger Laptop Tidak Mengisi Daya?

Sambungan Bermasalah

Stop kontak, charger, dan laptop harus tersambung dengan baik supaya nantinya dapat mengalirkan daya ke baterai. Apabila mengalami masalah maka proses pengisian tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

Jika charger tiba-tiba tidak bisa mengisi, kita makanya perlu memeriksa berbagai macam sambungan tersebut. Kita perlu memastikan bahwa kabel tidak putus, steker menancap sempurna ke stop kontak, hingga soket tidak longgar atau rusak.

Memeriksa sambungan ini bisa lebih mudah jika kita mempunyai alat ukur khusus bernama multimeter. Namun jika tidak memilikinya, kita bisa mencoba memasang ulang charger ke stop kontak maupun laptop.

Kita selain itu juga bisa mencoba mengganti stop kontak atau kabel daya yang digunakan. Memeriksa sambungan ini juga bisa dilakukan dengan meminjam charger yang sesuai untuk memastikannya.

Konektor Baterai Tidak Terhubung Sempurna

Baterai laptop umumnya menggunakan konektor khusus supaya bisa menyuplai daya atau diisi. Jika tidak terhubung dengan sempurna, maka bisa jadi proses pengisi dari charger akan terganggu atau bahkan berhenti.

Khusus untuk laptop dengan model baterai yang bisa dilepas, coba lepaskan terlebih dulu. Setelah itu bersihkanlah konektor dengan sikat atau kain lap lalu pasang kembali. Selanjutnya lakukan pengisian daya.

Untuk model dengan baterai tanam, kita perlu membongkar laptop untuk memastikannya. Kita mungkin perlu meminta bantuan kepada orang-orang yang lebih ahli dalam hal ini jika masih awam atau takut perangkat menjadi semakin rusak.

Kemampuan Charger Menurun atau Rusak

Seiring usia pemakaian, komponen-komponen di dalam charger juga bisa mengalami penurun kemampuan. Tentu saja dapat menjadi sebuah masalah karena hal tersebut umumnya akan membuat daya pengisian kurang dari apa yang diperlukan laptop.

Padahal keberhasilan proses pengisian juga bergantung pada daya yang bisa dialirkan oleh charger. Jika tidak memenuhi kebutuhan minimal laptop, maka kemungkinan baterai tidak akan terisi karena suplai listrik hanya bisa membuat perangkat menyala saja.

Belum lagi jika charger benar-benar rusak. Seperti alat elektronik pada umumnya, pemakaian secara terus-menerus juga dapat membuat komponen di dalamnya menjadi aus. Bisa semakin cepat jika terjadi kesalahan pemakaian seperti korsleting atau hubungan arus singkat.

Meminjam charger yang sesuai dengan milik laptop bisa menjadi alternatif untuk mencoba melakukan diagnosa masalah ini. Apabila bisa melakukan pengisi daya setelahnya, maka kita perlu segera mempertimbangkan untuk membeli yang baru.

Penurunan Kemampuan Baterai Laptop

Sama seperti charger, kemampuan baterai di dalam laptop juga bisa terus-menerus menurun seiring berjalannya waktu. Prosesnya secara umum bahkan bisa lebih cepat dibandingkan komponen elektronik yang lain.

Penurunan kemampuan baterai ini untungnya mudah untuk dikenali. Salah satu di antaranya ditandai dengan daya tahannya yang semakin singkat sehingga laptop tidak bisa menyala dengan durasi sebenarnya meskipun sudah terisi penuh atau juga kerap membuat laptop jadi tiba-tiba mati sendiri.

Mengganti baterai tentu menjadi satu-satunya opsi untuk menyelesaikan masalah ini. Namun untuk memastikannya, kita bisa membawa laptop ke tukang servis atau langsung ke pusat bantuan dari merek terkait terlebih dulu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *