Hands-On DJI Avata – Drone FPV dengan Fitur yang Canggih


Gadgetren – DJI telah menyelenggarakan acara yang bertajuk DJI Avata Experience Day di Wisma Aldiron Jakarta hari Sabtu kemarin dalam rangka memperkenalkan kemampuan DJI Avata, .

Dalam acara tersebut, saya berkesempatan untuk mendengarkan pemaparan mengenai fitur-fitur dan melakukan hands-on atau mencicipi secara langsung mulai dari mengaktifkan, mengendalikan, hingga menerbangkan DJI Avata.

Sebelum memulai sesi hands-on, Benedictus Wijadi (BJ) selaku DJI Consumer Product Specialist melakukan perkenalan terlebih dulu terhadap mengenai kemampuan yang dapat dilakukan oleh DJI Avata.

DJI Avata - All Equipments

BJ memaparkan bahwa DJI Avata ini merupakan drone FPV (First Person View) yang menawarkan pengalaman berbeda dengan drone Aerial lain yang biasanya dilihat melalui layar dari remote control di handphone. DJI Avata ini mampu membuat penggunanya melihat langsung pergerakan terbang yang direkam oleh kamera drone.

“Tentu saja DJI Avata ini menawarkan perekaman video yang dirasakan langsung dari sudut pandang penggunanya dengan kontrol penuh menggunakan DJI Motion Controller yang fleksibel digunakan. Pada baling-balingnya terdapat Propeller Guard sehingga membuat drone ini masih dapat terlindungi dan masih bisa berjalan apabila menabrak,” tambah BJ.

BJ juga turut mengungkapkan bahwa kamera dari DJI Avata ini memiliki sensor 1/1.7 inci CMOS dengan resolusi 48 MP yang mampu merekam video dengan sudut pandang 155o dan beresolusi maksimal 4K 60fps dengan kualitas yang bagus. Terdapat juga fitur D-Cinelike, RockSteady, dan HorizonSteady yang membuat hasil videonya menjadi lebih menarik.

DJI Avata Hands-On 2

Dengan kapasitas baterai 2.420mAh, DJI Avata ini dapat terbang selama 18 menit dari baterai 100% ke 0%. Namun di lapangan, drone ini bisa bertahan selama 13 menit karena kondisi baterainya harus tersisa 30% atau 25%.

Setelah pemaparan dari BJ selesai, saya bersama rekan media dan komunitas lainnya diajak langsung untuk melakukan hands-on DJI Avata secara langsung di Taman Layang Dirgantara yang areanya masih berada di sekitar Wisma Adiron.

Sebelum memulai menerbangkan DJI Avata, Sena selaku salah satu Instruktur memaparkan terlebih dulu apa saja kelengkapan dari paket penjualan DJI Avata, keamanan, dan bagaimana cara untuk menyalakan semua perlengkapan tersebut.

Drone DJI Avata, DJI Goggles 2, dan DJI Motion Controller merupakan komponen utama agar dapat berjalan dengan lancar. Sena menjelaskan bahwa DJI Googgles 2 ini membutuhkan baterai eksternal agar dapat dinyalakan.

DJI Goggles 2 - Settings

Menurut Sena, DJI Goggles 2 ini memiliki keunggulan utama dapat mengatur biopter dari lensa di mata bagian kiri dan kanan dengan pengaturan dari +2 hingga -8 sehingga sangat bersahabat dengan pemakai kacamata. Hal ini tidak bisa didapatkan pada DJI Goggles generasi pertama.

Selanjutnya, baterai eksternal juga harus disematkan agar drone DJI Avata dapat diaktifkan. Sedangkan DJI Motion Controller sudah memiliki baterai internal yang memiliki daya tahan 5 jam dan dapat dicas apabila telah habis.

Setelah drone DJI Avata, DJI Goggles 2, dan DJI Motion Controller diaktifkan, maka kita dapat menghubungkan ketiga komponen ini terlebih dulu agar bisa tersinkronisasi. Apabila sudah terhubung, maka tampilan kamera dari drone akan ditampilkan di DJI Goggles 2.

Sebagai Drone FPV (First Person View), memungkinkan saya dapat melihat tampilan visual yang direkam dari kamera DJI Avata melalui DJI Goggles 2 sehingga saya secara langsung dapat menikmati pergerakan drone tersebut di udara dalam melewati rintangan tersedia.

DJI Avata - DJI Motion Controller

Pada saat menekan tombol Lock di DJI Motion Controller sebanyak dua kali, maka secara otomatis baling-baling akan aktif dan DJI Avata akan terbang dalam posisi diam. Saya pun menekan tombol Accelerator yang berbentuk seperti pelatuk untuk membuat drone dapat berjalan maju di udara.

Selanjutnya untuk gesture arah, saya harus menyerongkan DJI Motion Controller ke kiri atau kanan sambil menekan tombol Accelerator apabila ingin drone berjalan ke kiri atau ke kanan.

Sementara jika ingin membuat drone berjalan ke bawah atau ke atas, maka saya pun langsung menyerongkan DJI Motion Controller secara lurus ke bawah atau atas sambil menekan tombol Accelerator.

DJI Avata - Training

Saya sendiri merasa bahwa DJI Motion Controller ini sangat nyaman karena dapat digunakan dengan satu tangan dan memberikan kendali penuh untuk menjalankan drone ke berbagai arah dengan tombol dan gesture yang mudah diakses.

Sebagai tambahan, terdapat tombol Brake berwarna hitam besar tepat di sebelah tombol Lock sehingga memudahkan drone untuk berhenti secara cepat apabila dirasa akan menabrak sesuatu. Meskipun begitu, drone DJI Avata ini memiliki Propeller Guard yang dapat melindungi baling-baling dari benturan sehingga masih dapat terbang walaupun menabrak pohon, dinding, atau lainnya.

Tepat di bawah tombol Lock, terdapat juga tombol Mode berwarna hitam garis-garis yang berfungsi untuk mengubah mode terbang dari drone DJI Avata antara mode Normal atau mode Sport.

DJI Avata - Flying

Selanjutnya pada sisi bagian kiri DJI Motion Controller terdapat tombol Tilt Slider dan Shutter / Record. Tombol Tilt Slider ini berfungsi untuk mengontrol kemiringan gimbal dari kamera DJI Avata, namun saya tetap memposisikan tombol di tempat bawaan karena menginginkan posisi kamera yang normal.

Sementara tombol Shutter / Record dapat digunakan untuk merekam atau menghentikan perekaman video dan bisa juga digunakan untuk mengambil foto. Dengan beratnya yang hanya 167 gram, membuat saya dapat dengan nyaman menggenggamnya menggunakan satu tangan.

Apabila telah selesai menggunakan DJI Avata, maka kita dapat menurunkan dengan menekan tombol Lock sebanyak dua kali dan langsung menahannya hingga drone mendarat dan mematikan baling-balingnya.

Secara bawaan, drone DJI Avata ini dilengkapi dengan penyimpanan internal 20 GB yang nantinya dapat ditransfer melalui kabel data USB Type-C ke handphone maupun laptop. Dalam paket penjualannya pun disediakan juga kabel USB Type-C On-The-Go agar memudahkan proses penghubungan dengan handphone.

DJI Goggles 2 - wear

Namun apabila penyimpanan internalnya dirasa kurang lega, maka kamu dapat mengekspansi kapasitasnya dengan menyematkan microSD yang telah disediakan di drone ataupun DJI Goggles 2.

Berdasarkan pengalaman hands-on ini, saya merasa bahwa DJI Avata merupakan salah satu drone FVP yang memiliki fitur canggih, mampu menghasilkan video berkualitas bagus, dan dapat memberikan pengalaman berbeda dibandingkan drone lain yang tampilan visual rekamannya dilihat melalui remote control.

DJI Avata sendiri sudah dijual di Indonesia melalui Urban Republic dengan harga Rp20.700.000 untuk paket Pro View Combo dan Rp17.100.000 untuk paket Fly Smart Combo.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *